Tarbiayah (Pendidikan), Tauhid

Sekilas Tentang Alam Jin


Jin adalah bagian dari makhluk Allah yang ghaib, tidak bisa dilihat secara kasat mata manusia. Mengimani keberadaan jin bagian dari beriman kepada hal yang ghaib.

“Sesungguhnya Syaitan dan kaumnya melihat kamu dengan keadaan yang kamu tidak dapat melihat mereka”.(Al A’raf : 27).

Asal Penciptaan Jin

Jin diciptakan Allah dari api.“Dan jin pula, Kami jadikan dia sebelum itu, dari angin api yang panasnya menyerap keliang bulu roma”.(Al Hijr : 27).

Beberapa Kesamaan Jin Dengan Manusia

Jin tidak beda dengan manusia, ada yang beriman ada juga yang kafir. Di akhirat, jin yang beriman mendapatkan balasan pahala dan yang kafir mendapatkan adzab yang pedih.

“Dan sesungguhnya dengan datangnya Al-Quran, nyatalah, ada di antara kita (jin) golongan yang beragama Islam dan ada pula golongan yang kufur durhaka dengan menyeleweng dari jalan yang benar; maka siapa yang mengikuti Islam dengan beriman dan taat, maka merekalah golongan yang bersungguh-sungguh mencari dan menurut jalan yang benar. Adapun yang menyeleweng dari jalan yang benar, maka mereka menjadi bahan bakar bagi neraka Jahanam”.  (Al Jin : 14 – 15).

Jenis Jin ada yang laki-laki dan perempuan. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits yang shahih tentang do’a ketika masuk kamar mandi (WC).

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَاْلخَبَائِثِ

“Ya Allah, aku berlindung kepada Engkau dari gangguan syaitan laki-laki dan perempuan”.`

Jin makan dan minum, serta memiliki binatang, dan binatang mereka juga makan dan minum. Rasulullah pernah berkata kepada segolongan jin :

“Makanan untuk kalian (Jin) adalah setiap tulang binatang yang disembelih manusia dengan menyebut nama Allah, pada tangan kalian tulang itu adalah daging besar. Dan setiap kotoran menjadi makanan binatang kalian”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Kemudian beliau berkata kepada para sahabatnya : “Janganlah kalian membersihkan kotoran (istinja) dengan tulang dan kotoran, sebab keduanya menjadi makanan saudara kalian (Jin) ”. (HR. Muslim).

 Jin Bisa Menyakiti Manusia Atau Sebaliknya

Jin dan manusia bisa saling menyakiti satu sama lainnya. Terkadang manusia menyakiti jin dalam keadaan mengetahui atau tidak mengetahui. Jin terkadang menyakiti manusia, berkelahi dengannya bahkan membunuhnya. Sebagaimana manusia saling menyakiti di antara mereka, demikian juga di antara jin saling menyakiti sesama mereka.

Beberapa Kisah Tentang Gangguan Jin Kepada Manusia

Pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah terjadi perang Khandak. Di sela-sela peperangan ada seorang sahabat yang meminta izin kepada beliau untuk pulang menemui istrinya, karena dia seorang pengantin baru. Beliaupun mengizinkannya dan menyuruhnya pulang dengan membawa senjata.

Pada saat sahabat beliau ini sampai di depan rumahnya, dia mendapati istrinya berdiri di depan pintu, maka dia marah kepada istrinya karena cemburu. Lalu sang istri menyuruh suaminya itu masuk rumah agar melihat apa yang terjadi di dalamnya.

Lalu masuklah sahabat tersebut ke dalam rumahnya dan melihat seekor ular besar melilit di depannya. Kemudian dia mengarahkan sebatang tombak kepada ular  tersebut dan menusuknya, maka matilah ular tersebut. Dan bersamaan dengan itu mati pula sahabat nabi ini.

Ketika kejadian ini terdengar oleh Rasulullah, maka beliau mengabarkan bahwa ular itu adalah jin kota Madinah.  (HR. Muslim).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah shalat lalu didatangi syaitan. Maka beliau memegangnya dan berkelahi dengannya sehingga beliau mencekiknya. (HR. Imam Ibnu, Imam Ahmad dll).

Abu Hurairah radhiyallahu anhu pernah diberi mandat sebagai penjaga zakat bulan Ramadhan oleh Rasulullah, dan abu Hurairah pernah menangkap seseorang yang mengambil makanan zakat.

Ketika akan dilaporkan kepada Rasulullah, dia meminta dilepaskan karena mengaku memiliki tanggungan keluarga dan Abu Hurairahpun melepasnya. Rasulullah mengabarkan kepada Abu Hurairah bahwa pencuri itu akan kembali lagi.

Lalu Abu Hurairah mengintainya, ternyata benar bahwa pencuri itu mengambil makanan lagi. Ketika ditangkap oleh Abu Hurairah dan akan dilaporkan kepada Rasulullah, pencuri itupun minta dilepaskan dengan mengutarakan alasan yang sama seperti sebelumnya. Ketika dia dilepaskan, Rasulullah mengabarkan bahwa pencuri itu akan kembali lagi.

Abu Hurairah mengintai lagi untuk kali ketiga, dan benarlah perkataan beliau. Pencuri itu kembali mengambil makanan. Ketika Abu Hurairah menangkapnya dan akan dibawa kepada Rasulullah, maka pencuri itu minta dilepaskan dan dia memberikan suatu pelajaran kepada Abu Hurairah yaitu agar ketika hendak tidur membaca ayat kursi, sebab dengan bacaan ayat ini, seseorang mendapatkan penjagaan dari Allah hingga waktu subuh.

Lalu Abu Hurairah melepasnya. Ketika Abu Hurairah mengabarkan kepada Rasulullah tentang kejadian yang ketiga kali, maka beliau mengatakan bahwa apa yang diajarkan itu benar namun dia seorang pendusta, dan beliau memberitahukan bahwa pencuri itu adalah syaitan. (HR. Imam Bukhari).

Disebutkan dalam riwayat bahwa Sa’ad bin Ubadah radhiyallahu ‘anhu mati karena dibunuh oleh jin.

Pada masa Umar bin Khathab radhiyallahu ‘anhu pernah ada seseorang hilang tidak diketahui rimbanya selama empat tahun, kemudian dia kembali dan mengabarkan bahwa dirinya dicuri oleh sekelompok jin musyrik dan ditahan di sisi mereka. Kemudian dia direbut oleh jin muslim dan dikembalikan kepada keluarganya. (HR. Imam Baihaqi).

Bagian dari gangguan jin kepada manusia yaitu jin masuk ke dalam tubuh manusia, karena dikirim oleh tukang sihir (dukun) atau karena jin tersebut merasa tersakiti oleh perbuatan seseorang. Jin masuk ke dalam tubuh manusia dalam rangka menyakitinya. Di antara dalil yang menunjukkan hal ini :

            Allah ta’ala berfirman :

“Orang-orang yang memakan (mengambil) riba itu tidak dapat berdiri betul melainkan seperti berdirinya orang yang dirasuki Syaitan dengan terhuyung-huyung karena sentuhan (Syaitan) itu”. (Al Baqarah : 275).

Berkata Imam Ibnu Katsir rahimahullah : “Mereka (pemakan riba) tidak berdiri pada hari kiamat kecuali seperti berdirinya seseorang yang kerasukan syaitan (jin)”.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Sesungguhnya syaitan masuk ke dalam tubuh seseorang melalui peredaran darah”. (HR.Bukhari dan Muslim)

Pernah ada seorang anak yang gila dibawa kepada Nabi, maka beliau berkata : “Keluarlah wahai musuh Allah (Syaitan), saya adalah utusan Allah”. Maka sembuhlah anak itu. (HR. Imam Ahmad dan Baihaqi)

Imam Abul Hasan Asy’ari berkata : “Sesungguhnya Ahli Sunah mengatakan bahwa jin bisa masuk kedalam tubuh seseorang yang diganggu”.

 Penutup

Demikian sekilas tentang alam jin, makhluk Allah yang ghaib, namun tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan manusia di dunia.

Sebab mereka diturunkan di dunia dengan manusia (Nabi Adam) dari Surga sebagai ujian bagi manusia dalam kehidupannya.

Semoga Allah senantisa melindungi kita, baik jasmani maupun rohani kita dari gangguan jin (Syaitan). Amin Ya Robbal ‘Alamin.

Katakanlah (wahai Muhammad): Aku berlindung kepada (Allah) Tuhan yang menciptakan sekalian makhluk.Dari bencana makhluk-makhluk yang Dia ciptakan. Dari bahaya gelap apabila ia masuk.Dari kejahatan makhluk-makhluk yang menghembus-hembus pada simpulan-simpulan (dan ikatan-ikatan). Serta dari kejahatan orang yang dengki apabila dia melakukan dengkinya. (Surat Al Falaq)

Waallahu a’lam.

(Sumber : Fatawa Ulama Baladil Haram, karya : Dr. Khalid bin Abdurrahman Al Jarisi).

About barifbrave

Bismillah, Rising Star Moslem Legend, Amin

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kategori Tulisan

Arsip per Bulan

Masukkan alamat e-mail Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui e-mail.

Join 1,985 other followers

%d bloggers like this: