As Sunah, Fiqih, Puasa (Ramadhan)

Bagaimana Puasanya Sopir di Bulan Ramadhan?


Sopir mungkin setiap hari berpergian dan safar dengan menggunakan mobil atau bus? Apakah mereka mendapat keringanan boleh tidak puasa selama bulan Ramadhan?

Syaikh Muhammad bin Shalih Al- Utsaimin rahimahullah ditanya,

ﻋﻠﻰ ﺳﺎﺋﻘﻲ ﺍﻟﺴﻴﺎﺭﺍﺕ ﻭﺍﻟﺤﺎﻓﻼﺕ‎ ‎ﻟﻌﻤﻠﻬﻢ ﺍﻟﻤﺘﻮﺍﺻﻞ ﻓﻲ ﻧﻬﺎﺭ ﺭﻣﻀﺎﻥ؟

Apakah berlaku hukum musafir pada sopir bus dan mobil, mereka terus-menerus bekerja (safar) selama siang bulan Ramadhan?

ﻓﺄﺟﺎﺏ ﻓﻀﻴﻠﺘﻪ ﺑﻘﻮﻟﻪ: ﻧﻌﻢ ﻳﻨﻄﺒﻖ ﺣﻜﻢ‎ ‎ﺍﻟﺴﻔﺮ ﻋﻠﻴﻬﻢ، ﻓﻠﻬﻢ ﺍﻟﻘﺼﺮ ﻭﺍﻟﺠﻤﻊ‎ ‎ﻭﺍﻟﻔﻄﺮ. ﻓﺈﺫﺍ ﻗﺎﻝ ﻗﺎﺋﻞ: ﻣﺘﻰ ﻳﺼﻮﻣﻮﻥ‎ ‎ﻭﻋﻤﻠﻬﻢ ﻣﺘﻮﺍﺻﻞ؟ ﻗﻠﻨﺎ: ﻳﺼﻮﻣﻮﻥ ﻓﻲ‎ ‎ﺃﻳﺎﻡ ﺍﻟﺸﺘﺎﺀ ﻷﻧﻬﺎ ﺃﻳﺎﻡ ﻗﺼﻴﺮﺓ ﻭﺑﺎﺭﺩﺓ. ﺃﻣﺎ‎ ‎ﺍﻟﺴﺎﺋﻘﻮﻥ ﺩﺍﺧﻞ ﺍﻟﻤﺪﻥ ﻓﻠﻴﺲ ﻟﻬﻢ ﺣﻜﻢ‎ ‎ﺍﻟﻤﺴﺎﻓﺮ ﻭﻳﺠﺐ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺍﻟﺼﻮﻡ.

Jawaban:

Iya, berlaku hukum safar pada mereka (sopir). Mereka boleh mengqashar dan menjamak shalat serta tidak puasa. Jika ada yang bertanya, ‘kapan mereka berpuasa?’ Kita katakan, mereka berpuasa ketika musim semi, harinya pendek dan dingin.

Adapun sopir dalam kota maka tidak berlaku hukum musafir pada mereka dan wajib berpuasa. [1]

Di kesempatan lain beliau ditanya,

ﻛﻴﻒ ﻳﺼﻮﻡ ﻣﻦ ﺳﻔﺮﻩ ﻣﺴﺘﻤﺮ ﻣﺜﻞ‎ ‎ﺃﺻﺤﺎﺏ ﺍﻟﺸﺎﺣﻨﺎﺕ؟

Bagaimana puasa orang yang safar terus menerus seperti sopir bus/truk?

ﻓﺄﺟﺎﺏ ﻓﻀﻴﻠﺘﻪ ﺑﻘﻮﻟﻪ: ﺇﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻗﺪ‎ ‎ﺑﻴﻦ ﺣﻜﻢ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﻤﺴﺄﻟﺔ ﻓﻲ ﻗﻮﻟﻪ} :ﻓَﻤَﻦ‎ ‎ﻛَﺎﻥَ ﻣِﻨﻜُﻢ ﻣَّﺮِﻳﻀًﺎ ﺃَﻭْ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻔَﺮٍ ﻓَﻌِﺪَّﺓٌ‏‎ ‎ﻣِّﻦْ ﺃَﻳَّﺎﻡٍ ﺃُﺧَﺮَ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳُﻄِﻴﻘُﻮﻧَﻪُ ﻓِﺪْﻳَﺔٌ‏‎ ‎ﻃَﻌَﺎﻡُ ﻣِﺴْﻜِﻴﻦٍ ﻓَﻤَﻦ ﺗَﻄَﻮَّﻉَ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻓَﻬُﻮَ‏‎ ‎ﺧَﻴْﺮٌ ﻟَّﻪُ ﻭَﺃَﻥ ﺗَﺼُﻮﻣُﻮﺍْ ﺧَﻴْﺮٌ ﻟَّﻜُﻢْ ﺇِﻥ ﻛُﻨﺘُﻢْ‏‎ ‎ﺗَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ{ ﻓﺴﺎﺋﻖ ﺍﻟﺸﺎﺣﻨﺔ ﻣﺎﺩﺍﻡ ﻣﺴﺎﻓﺮﺍً‏‎ ‎ﻓﻠﻪ ﺃﻥ ﻳﺘﺮﺧﺺ ﺑﺠﻤﻴﻊ ﺭﺧﺺ ﺍﻟﺴﻔﺮ‎ ‎ﻣﻦ ﺍﻟﻘﺼﺮ ﻭﺍﻟﺠﻤﻊ، ﻭﺍﻟﻔﻄﺮ ﻓﻲ‎ ‎ﺭﻣﻀﺎﻥ، ﻭﺍﻟﻤﺴﺢ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺨﻔﻴﻦ ﺛﻼﺛﺔ‎ ‎ﺃﻳﺎﻡ ﻭﻏﻴﺮﻫﺎ ﻣﻤﺎ ﻫﻮ ﻣﻌﺮﻭﻑ ﻓﻲ‎ ‎ﺃﺣﻜﺎﻡ ﺍﻟﺴﻔﺮ.ﻭﻋﻠﻰ ﻫﺬﺍ ﻓﻨﻘﻮﻝ: ﻳﺠﻮﺯ‎ ‎ﻟﻪ ﺃﻥ ﻳﻔﻄﺮ ﻓﻲ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺤﺎﻝ ﻭﻟﻮ ﻛﺎﻥ‎ ‎ﺩﺍﺋﻤﺎً ﻳﺴﺎﻓﺮ ﻓﻲ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺴﻴﺎﺭﺓ

Jawaban:

Allah Ta’ala telah menjelaskan hukumnya,

“Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”

Maka sopir bus/truk selama menjadi musafir, mereka mendapat semua rukshah (keringanan) safar seperti menqhasar dan menjamak shalat, tidak berpuasa selama Ramadhan serta mengusap khuff selama tiga hari. Ini sudah ma’ruf dalam hukum safar. Oleh karena itu kita katakan, boleh baginya tidak berpuasa pada keadaan ini selama ia menjalani safar dengan menjadi sopir. [2]

Penyusun: dr. Raehanul Bahraen

Catatan kaki:
[1] Majmu’ Fatawa wa Rasa’il 19/142, syamilah.
[2] Majmu’ Fatawa wa Rasa’il 19/141, syamilah.

Sumber: http://muslimafiyah.com/pekerjaan-sopir-ketika-puasa-bulan-ramadhan.html

About barifbrave

Bismillah, Rising Star Moslem Legend, Amin

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kategori Tulisan

Arsip per Bulan

Masukkan alamat e-mail Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui e-mail.

Join 1,985 other followers

%d bloggers like this: