As Sunah, Tauhid


Oleh : Ruju’ Ilal Haq

FENOMENA BANYAKNYA JAMAAH LDII YANG KELUAR DARI LDII DAN RUJU’ ILALHAQ :

Setiap yang keluar dari LDII selalu ditanya :
1. SEKARANG IMAM KAMU SIAPA ?
2. BUAT APA NGAKU QURAN HADITS KALO GAK PUNYA IMAM ?
3. IMAM KAMI (LDII) YANG AWAL, LEBIH DULU DARI PEMERINTAH INDONESIA !!

MENURUT RATA2 ORANG LDII / Islam Jamaah (para penyembah Nurhasan) : mantan2 LDII itu sakit hati, salah niat, hilang hidayahnya, murtad, hilang TALI BAIATNYA, dibalik hatinya oleh Allah, hilang peluang masuk surga, mending gak usah sholat sekalian aja.. kan udah kafir ! CEK VIDEONYA : MANTAN LDII DISEBUT MURTAD (KAFIR) http://www.youtube.com/watch?v=7VcA03vhXH8

MENURUT ULAMA AHLUSSUNNAH WALJAMAAH : khususnya Syaikh di masjidil Haram para ustadz yg belajar agama sampe S1, S2, S3 di makkah madinah, dan orang2 yg bener akidahnya : mantan2 LDII yang ruju ke akidah ahlussunnah JUSTRU dapet hidayah, beruntung banget bisa keluar dari akidah khawarij. Dan hendaknya segera meninggalkan jamaah sesat ini.

Link Fatwa Syaikh Yahya, Ulama Senior Pengajar di MasjidilHaram Khusus ajaran Islam Jamaah / LDII

http://www.youtube.com/watch?v=e0-vxrE4Wy8

Yaaah begitulah, sekte Islam Jamaah yang intinya, akidah ushuluddin mereka seputar imam lagi, baiat lagi, ituuu aja… gak ada TAUHID… selalu BEDA HATI DAN LISAN !

Semua soal imam imam imam…
LDII NGAKUNYA PUNYA IMAM YANG PALING BENAR
http://www.youtube.com/watch?v=dCjtSVf37A4

tapi kalo ditanya soal imam, SELALU MENUTUPI, dan ngaku2 terus kalo gak punya imam. Abdullah Syam ketua LDII selalu bilang, kami tidak meneruskan dakwahnya Nurhasan Alkadzdzab..
Kami gak ada itu baiat, imam, dsb…

Imam LDII

Imam LDII

eh,, Alhamdulillaah dengan idzin Allah, kami punya rekaman suara aselinya Abdullah Syam membongkar RAHASIA LDII !!!
http://www.rujuilalhaq.blogspot.com/2013/01/ketua-ldii-membongkar-rahasia-ajaran.html 

ANEH KAN ? EMANG ALIRAN SESAT SEMUANYA ANEH !!!

dalam akidahnya LDII / Islam Jamaah, yang penting punya imam walaupun jauh dari tauhid, walaupun dukun sakti, walaupun tukang gonta  ganti istri, walaupun gak memenuhi syarat sebagai imam secara syar’i…

coba liat pemahaman Baiat dalam pandangan ulama ahlussunnah waljamaah :http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/risalah-baiat.pdf

sumber : http://rujuilalhaq.blogspot.com/2013/01/banyaknya-jamaah-ldii-yang-keluar.html

About barifbrave

Bismillah, Rising Star Moslem Legend, Amin

Discussion

5 thoughts on “

  1. orang ga ngerti hadist

    Posted by Altair An-Nur | May 22, 2014, 10:27 pm
  2. Wahai Rasullulloh, dahulu kami berada pada masa jahiliyyah dan keburukan lalu Alloh mendatangkan kebaikan ini kepada kami, apakah setelah kebaikan ini akan datang keburukan?’. Beliau menjawab:’Ya”. Aku bertanya lagi:”Apakah setelah keburukan itu akan datang lagi kebaikan?”. Beliau menjawab”Ya, akan tetapi didalamnya ada “dukhn” (kotorannya”. Aku bertanya lagi:”Apa kotorannya itu?”. Beliau menjawab:Yaitu suatu kaum yang memimpin tanpa mengikuti petunjukku, kamu mengenalnya tapi sekaligus kamu ingkari”. Aku kembali bertanya:”Apakah setelah kebaikan (yang ada kotorannya itu) akan timbul lagi keburukan?”. Beliau menjawab:”Ya, yaitu para penyeru yang mengajak ke pintu JAHANNAM.SIapa yang memenuhi seruan mereka maka akan dilemparkan kedalamnya”. Aku kembali bertanya:”Wahai Rasululloh, berikan sifat-sifat (ciri-ciri) mereka kepada kami”. Beliau menjelaskan:”Mereka itu berasal dari kulit-kulit kalian dan berbicara dengan bahasa kalian. Aku katakan:”Apa yang engkau perintahkan kepada kami bila kami menemui (zaman) keburukan itu?. Beliau menjawab:”Carilah jamaah muslimin dengan imam mereka (carilah jamaah islam yang memiliki imam yang berbaiat)”. Aku kembali bertanya:”Jika saat itu tidak ada Jamaah Islam dengan Imam mereka (saat itu tidak ada Jamaah Muslim yang memiliki Imam yang dibaiat)?”. Beliau menjawab:”Kamu tinggalkan seluruh firqoh (kelompok Jamaah Islam yang tidak memiliki Imam yang dibaiat) sekalipun kamu harus memakan akar pohon hingga maut menjemputmu dan kamu tetap berada didalam keadaan yang demikian itu”. (HR Bukhori 3338)

    Posted by Altair An-Nur | May 22, 2014, 10:28 pm
  3. “Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, bersabda: “Menetapilah kamu (Hudaifah bin Yaman) pada jamaah muslimin dan imam mereka (artinya: carilah Islam yang berbentuk jama’ah dan yang mempunyai imam sebagai pemimpinya), aku (Hudaifah bin Yaman), berkata: “(Bagaimana) jika tidak ada jama’ah dan imam mereka? Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, bersabda: “Uzlah-lah (Pisahilah) segala bentuk firqoh-firqoh (ada 72 firqoh Islam), sekalipun kamu hanya makan akar / umbi pohon sehingga maut menjemput kamu sementara kamu atas keadaan demikian”. (HR. Bukhori, Kitabul Fitan).

    Posted by Altair An-Nur | May 22, 2014, 10:31 pm
  4. “Dahulu bani Israil selalu dipimpin oleh para Nabi, setiap meninggal seorang Nabi diganti oleh Nabi lainnya, sesungguhnya setelahku ini tidak ada Nabi dan akan ada setelahku beberapa khalifah bahkan akan bertambah banyak, sahabat bertanya: ”Apa yang tuan perintahkan kepada kami?” Beliau menjawab: ”Tepatilah bai’atmu pada yang pertama (artinya baiat yang pertama dilakukan pada saat itu), maka untuk yang pertama dan berikan pada mereka haknya. Maka sesungguhnya Allah akan menanya mereka tentang hal apa yang diamanatkan dalam kepemimpinannya.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Muslim dalam Kitabul Imaroh: II/132, Ibnu Majah, Sunan Ibnu Majah II/204. Lafadz Muslim)

    Posted by Altair An-Nur | May 22, 2014, 10:32 pm
  5. “Sekalipun kamu dipimpin oleh seorang budak Habsyi yang rumpung hidungnya, wajib kamu mendengar dan mentaatinya selama ia memimpin kamu dengan Kitabullah.” (HR.Ibnu Majah dari Ummul Hushain dalam bab Tha’atul Imam: II/201, Muslim, Shahih Muslim: II/130, At-Tirmidzi, Sunan At-Tirmidzi: IV/181 No.1706. Lafadz Ibnu Majah)

    Dari Ibnu abbas ia berkata: telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barang siapa yang melihat sesuatu yang dibencinya dari pengaturnya (Imam), maka hendaklah ia bersabar, sesungguhnya siapa yang meninggalkan jamaah barang satu jengkal saja lalu ia mati maka kematiannya berada dalam kejahiliyaan”.(HR.Muslim 3/1477 No.1849)

    Yang dimaksud “seperti mati Jahiliyah” adalah kematian dalam kesesatan, perpecahan dan tidak mempunyai imam yang dibaiat dan ditaati. (Hamisy Shahih Muslim II/136)

    “Saya dan dua orang dari kaumku mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka salah seorang dari keduanya berkata: “Ya Rasulullah, jadikanlah kami sebagai amir.” Dan yang lainnya pun berkata demikian. Maka beliau bersabda: “Sesungguhnya kami tidak memberikan keamiran ini kepada seseorang yang memintanya dan yang menginginkannya (ambisi).” (HR.Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari dalam Kitabul Ahkam: IX/80)

    Umat Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam- di atas kesesatan, dan tangan Allah bersama jamaah, dan barang siapa yang menyempal maka dia menyempal menuju neraka.- Tirmidzi, Bab Maa Ja’a fi Luzumil Jamaah, No. 2167

    Kamu sekalian menetapilah pada Al-Jama’ah, dan takutlah kamu sekalian pada Al-Firqoh, maka sesungguhnya syetan bersama satu orang dan syetan itu akan menjauh dari dua orang, dan barangsiapa yang ingin berada di tengah-tengah surga maka hendaklah dia menetapi Al-Jama’ah”. (HR. Tirmidzi juz 3 hal 207).

    Posted by Altair An-Nur | May 22, 2014, 10:34 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kategori Tulisan

Arsip per Bulan

Masukkan alamat e-mail Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui e-mail.

Join 1,985 other followers

%d bloggers like this: