Teknik Separasi

PEMBUATAN KURVA KESETIMBANGAN SAPONIN-IPA 50% DAN PENENTUAN JUMLAH TAHAP TEORITIK EKSTRAKSI SAPONIN BIJI TEH SECARA COUNTER-CURRENT


Oleh :

Ariestya Arlene, Susiana Prasetyo S., Judy Retti Witono, dan Erica Permadi
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik Industri, Universitas Katolik Parahyangan
Jl. Ciumbuleuit 94, Bandung 40141
Telp/Fax. (022)2032700; e-mail: ariestya.arlene@home.unpar.ac.id

Abstrak

Biji teh sangat potensial untuk dikembangkan menjadi sumber minyak nabati, saponin, dan makanan ternak berprotein tinggi. Saponin merupakan salah satu komponen dalam biji teh yang memiliki komposisi terbesar dibandingkan komponen lainnya yaitu 26%. Saponin dimanfaatkan sebagai pembasmi hama pada tambak udang, bahan baku industri deterjen, dan pembentuk busa pada alat pemadam kebakaran. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh temperatur, kecepatan pengadukan, rasio F:S terhadap yield saponin, dan membuat kurva kesetimbangan serta menentukan efisiensi tahap pada ekstraksi multi tahap counter-current. Manfaat penelitian ini adalah memberikan informasi mengenai pembuatan kurva kesetimbangan sebagai scale-up untuk industri sehingga pemanfaatan biji teh yang selama ini hanya dijadikan limbah dapat dikembangkan. Biji teh diberi perlakuan awal yaitu pembersihan, pengeringan di bawah sinar matahari selama 2 hari dan tray dryer pada temperatur 90 oC selama 1 jam untuk mendapatkan kadar air 2%, serta pengecilan ukuran hingga -40+60 mesh. Kadar saponin awal dalam umpan biji teh sebesar 37% dengan kandungan air sebesar 2%. Serbuk biji teh diekstraksi secara batch pada temperatur 25 oC dan 50 oC, kecepatan pengadukan 120 rpm dan 400 rpm, serta rasio F:S 1:5-1:15 dan dilanjutkan dengan ekstraksi multi tahap counter-current. Analisis yang dilakukan meliputi analisis penunjuk saponin dengan larutan HCl, analisis penunjuk triterpen dengan larutan asam asetat anhidrid dan larutan H2SO4, serta analisis kadar air menggunakan moisture analyzer. Kondisi optimum ekstraksi tahap tunggal yang menghasilkan yield maksimum sebesar 97,3% adalah rasio F:S 1:11, 50 oC, dan 120 rpm. Kondisi optimum ini digunakan untuk melangsungkan ekstraksi multi tahap counter-current. Ekstraksi saponin biji teh paling efisien dilakukan pada ekstraksi 2 tahap counter-current dengan yield maksimum sebesar 98,6%.

Lanjut Baca>>

About barifbrave

Bismillah, Rising Star Moslem Legend, Amin

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kategori Tulisan

Arsip per Bulan

Masukkan alamat e-mail Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui e-mail.

Join 1,985 other followers

%d bloggers like this: