Renungan

Hidup itu Apa?


Assalamualaikum w.w.

Bismillah hi Rahman ni Rahim

Sahabat, Ramadhan semakin meninggalkan kita. Apakah kita akan bertemu dengan Ramadhan tahun depan? Semoga, tetapi belum tentu kita kan bertemu dengannya.

Pada kesempatan kali ini, inysa Allah saya akan berbagi ilmu yang saya dapat dari kultum shalat Tarawih. Pada kultum tersebut dijelaskan bahwa hidup ini bagaikan mencari mutiara di dasar laut. Kita sebagai penyelamnya, isi laut sebagai dunia ini, hidup kita seperti oksigen untuk kita bernafas di dasar laut, dan Allah adalah majikan kita yang menyuruh untuk mengambil mutiara di dasar laut. Sedangkan mutiara itu sendiri adalah rukun iman dan rukun islam serta perintah-perintah Allah yang tercetak pada lembaran-lembaran AL Quran.

Kita memang tidak dilarang untuk mengambil selain mengambil mutiara. Kita boleh mengambil apa saja yang ada di dalam laut, tetapi ingat tugas utama kita adalah mutiara. Kita tidak bisa berlama-lama di dasar laut karena hidup kita tergantung oleh oksigen yang kita bawa dalam tabung,. Tabung oksigen tersebut akan memberikan peringatan kepada kita ketika oksigen tersebut akan habis. Sesaat sebelum oksigen habis, majikan kita akan menarik kita kembali ke atas kapal dan akan ditanyakan olehnya “Mana mutiara yang saya perintahkan kamu untuk mengambiknya?”

Mendapati pertanyaan majikan kita, kita mulai tersadar! Kita mencari di setiap kantong yang kita bawa, tetapi satupun mutiara tidak ada! Kita seketika itu menyesal. Kita dibutrkan oleh keindahan bawah laut dan makhluk-makhluk yang ada di dalamnya sehingga kita lupa untuk mengambil mutiara.

Sahabat, pelajaran dari ilustrasi di atas adalah kita boleh mengambil apapun yang Allah sediakan di bumi ini, tetapi kita harus ingat bahwa kita tidak hidup lama di bumi ini dan di akhirat kelak, Allah akan bertanya kepada kita tentang perintahya kepada kita, rukun iman, rukun islam, dan perintah lainnya. Kita bisa membayangkan jika sebagai majikan dan pesuruh kita tidak menuruti apa yang kita suruh. Kita akan bertanya kepadanya mengapa dia tidak melakukan apa yang kita suruh, padahal kita sudah memberikan semua yang dia perlukan untuk melakukan apa yang kita suruhkan kepadanya.

Sahabat, marilah kita evaluasi diri kita, apakah kita sudah mencoba mengambil mutiara-mutiara itu, sudahkah kita mendapatkannya? Ataukah kita masih mencari-cari ikan dan terumbu karang sehingga kita terlupa untuk mengambil mutiara? Marilah kita berkaca dan lihat kondisi diri kita sekarang. Sahabat, kita tidak hidup lama di bumi ini. Oleh karena itu, marilah kita mulai utamakan mencari mutiara daipada mencari ikan atau terumbu karang.

About barifbrave

Bismillah, Rising Star Moslem Legend, Amin

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kategori Tulisan

Arsip per Bulan

Masukkan alamat e-mail Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui e-mail.

Join 1,985 other followers

%d bloggers like this: