Renungan

Mesin yang Ajaib


Assalamualikum w.w.

Bismillah hi Rahman ni Rahim

Alhamdulillah kita masih diberi nikmat untuk berjumpa dengan bulan Ramadhan dan berpuasa di bulan ini. Ramadhan sudah hampir setengah bulan. Sudah sejauh manakah kita menyelami bulan penuh berkah ini?

Di bulan yang penuh berkah ini, semua orang berlomba-lomba untuk memperbanyak bacaan Al Quran dan amal ibadah lainnya. Ada yang sudah khatam 2 kali, 3 kali, atau bahkan 4 kali. Akan tetapi, apakah kuwantitas khataman Al Quran kita sudah sebanding dengan kualitas khataman Al Quran kita?

Allah menurunkan Al Quran dengan dua macam ayat. Ayat kauliyan dan kauniyah. Ayat kauliyah adalah ayat yang sering kita baca dan mungkin sudah sering kita mengkhatamkannya, tetapi seberapa seringkah kita membaca ayat-ayat yang kauniyah? Terkadang kita lupa untuk membcanya, padahal ayat inilah yang bisa menggerakkan kita untuk benar-benar meyakini Allah itu ada.

Salah satu ayat kauniyah yang akan saya bahas di sini adalah pohon. Kita semua tahu pohon. Kita semua tentu sudah pernah melihat pohon. Namun demikain, ada apa dengan pohon? Ada ilmu apa di dalamnya? Kita tahu kalau pohon memiliki daun dimana daun tersebut dapat menghasilkan Oksigen pada proses fotosintesis dan menyerap Karbon Dioksida, dengan demikian kebutuhan Oksigen kita dapat terpenuhi tidak hanya dari udara saja, apalagi sekarang sudah banyak polusi udara yang timbul akibat kemajuan teknologi. Apakah hanya itu saja fungsi pohon?

Jika kita amati, pohon seperti layaknya pabrik. Coba kita bayangkan, pohon itu bisa menghasilkan produk baik itu buah maupun umbi baik dari daun, batang, ataupun akarnya. Darimana mereka bisa memproduksi barang-barang itu? Mereka hanya memproduksinya dari mempadukan zat hara (air dari dalam tanah) dan Karbon Dioksida yang dibantu dengan sinar matahari. Coba kita amati pabrik-pabrik yang ada di seluruh bumi ini. Adakah pabrik yang sunyi senyap pada saat proses produksi? TIDAK ADA!!! Semunya bersuara, tetapi pohon, apakah pohon mengeluarkan suara pada saat memproduksi buah atau umbi? Kita bahkan tidak pernah tahu kapan mereka berproduksi karena sedemikian pelannya suara mesin-mesin di dalam pabrik itu. Apakah ini hanya kebetulan? Apakah ini hanya hal biasa? Hanya Dzat yang Maha Agung, Allah SWT yang dapat mencipta mesin ajaib ini.

Tidak hanya itu kelebihan dari pabrik buatan Allah ini. Pabrik ini dapat menghasilakan produk yang begitu bermanfaat hanya dengan bahan baku yang sedemikian sederhana. Coba ingat lagi bagaimana manisnya mangga, durian, dan rambutan yang pernah kita makan. Buah-buahan itu hanya sebagian kecil dari produk-produk yang dihasilkan oleh pabrik Allah yang dibuat dari bahan-bahan sederhana yaitu air+karbon dioksida+sinar matahari. Coba kita bandingkan dengan pabrik-pabrik buatan manusia, pabrik minyak misalnya. Sebelum kita dapat menikmati premium atau solar memasuki mesin motor atau mobil kita, para pekerja di pabrik minyak harus berusaha dengan keras untuk mengambil crude oil atau minyak mentah dari dalam tanah, kemudian dengan susah payah harus memisahkannya dan bukan hal yang gampang untuk memisahkannya.

Subahanallah. Allah hu akbar. Bisakah kita menyamai pabrik buatan Allah? Dan masihkah kita akan sombong dengan sedikit ilmu yang Allah berikan kepada kita?

About barifbrave

Bismillah, Rising Star Moslem Legend, Amin

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kategori Tulisan

Arsip per Bulan

Masukkan alamat e-mail Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui e-mail.

Join 1,985 other followers

%d bloggers like this: