Renungan

STOP EKSPORT MANUSIA


Assalamualaikum w.w.

Bismillah hi rahman ni rahim

Saya mengucapkan selamat kepada para capres dan cawapres yang telah mendapat nomer urut, selamat bertanding dan saya akan menyampaikan sedikit pesan kepada para capres dan cawapres kita. Pak Bu capres, toonglah dengan sangat buka mata Anda-Anda. Buka mata Anda, mata hati Anda, dan mata pikiran Anda.

Pak, Bu, akankah pada kepengurusan Anda, Anda akan tetap mengeksport manusia???

Jika jawaban Anda iya, maka mata hati Anda telah tertutup dengan setebal-tebalnya. Mengapa? Pak, Bu, tidakkah Anda lihat saudara-saudara kita yang dianggap sebagai pahlawan – pahlawan devisa- harus kembali ke tanah air degan penderitaan. Dalam hemat saya, kebanyakan para pahlawan itu banyak yang menderita daripada yang bahagia. Satu lagi pertanyaan. Banyak mana tangis mereka dan harta yang mereka bawa setelah singgah di negara orang?

Sore tadi saya mendengar bahwa ada lima TKI yang menjadi korban dalam renovasi swalayan di Malaysia. Saya sangat miris mendengarnya. apakah bangsa yang besar ini HANYA dapat MENGEKSPORT MANUSIA??? Tolonglah Bapak, Ibu. Jika Anda masih ingin disebut manusia, STOP EKPSORT MANUSIA. Gantilah eksport itu dengan eksport barang.

Yang paling utama adalah hentikan pengiriman TKW ke negara orang. Mengapa saya mengutamakan hal ini? Tidakkah kita ketahui bahwa Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya dan pendidik terbaik sebelum ayah dan sekolah. Ibu harus selalu mendidik anaknya samapi dewasa agar bangsa ini benar-benar memiliki penerus pemerintahan yang handal dan berkualitas. Apakah ada dari salah seorang presiden kita atau presiden negara lain yang ibunya seorang tenaga kerja? Jawabnya pasti tidak!!! Jika Sang Ibu menjadi TKW bagaimana dengan nasib penerus bangsa ini. Bangsa ini harus bangkit!!!

Wahai manusia yang akan duduk di kursi Persiden NKRI, tolonglah STOP EKSPORT MANUSIA. Saya berharap mata Anda benar-benar terbuka.

Semoga lima tahun mendatang Indonesia benar-benar akan menghentikan ekspor manusia. Amin.

About barifbrave

Bismillah, Rising Star Moslem Legend, Amin

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kategori Tulisan

Arsip per Bulan

Masukkan alamat e-mail Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui e-mail.

Join 1,985 other followers

%d bloggers like this: