Puisi

Syair Nurani


Pemimpin, pemimpin
Rakyatmu harus puasa untuk mengenyangkan perutmu
Rakyatmu harus tersiksa untuk dapatkan devisa

Pemimpin, pemimpin
Setiap hari Engkau kenyang, tetapi rakyatmu kelaparan
Engkau bermobil, tetapi rakyatmu merangkak

Pemimpin, pemimpin
Tak punya kemaluankah Engkau
Tak malukah Engkau melihat rakyatmu

Pemimpin, pemimpin
Hatimu laksana sampah, busuk tidak berarti
Matamu bak dasar samudra, gelap tak bisa melihat
Engkau hanya bisa melihat harta, tahta, dan wanita

Pemimpin, pemimpin
Masih bisakah Engaku tertawa di atas cucuran air mata
Masih kurangkah harta rakyat yang telah Engkau erat
Kurang tinggikah kursimu itu, atau
belum nikmatkah wanita-wanitamu
Engkau memang tikus-tikus nusantara,
pengerat Pancasila

Ya Allah, mengapa di negeri surga ini sudah tidak ada lagi
pemimpin seperti Muhammad bin Abdullah atau
paling tidak seperti Umar bin Abdul Aziz lah

Pekalongan, 2 November 2007
M. Bachtiar Rifai

About barifbrave

Bismillah, Rising Star Moslem Legend, Amin

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kategori Tulisan

Arsip per Bulan

Masukkan alamat e-mail Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui e-mail.

Join 1,985 other followers

%d bloggers like this: