LOmba Essay EEC Undip 2009

“CENTRAL JAVA ESSAY COMPETITION” EEC UNDIP 2009
1.Tema:
“Indonesian Culture Mutilation by Other Nations in Student’s Point of View”
2.Persyaratan Peserta
a.Warga negara Indonesia.
b.Mahasiswa aktif di perguruan tinggi se-Jawa Tengah. Dibuktikan dengan fotokopi kartu tanda mahasiswa yang sah (masih berlaku).
c.Mengirimkan pembayaran registrasi dengan nominal sebesar Rp 40.000,- (Empat Puluh Ribu Rupiah) ke nomor rekening (Bank Mandiri): 136-00-0652225-1 (Penerima: M Ofyan Khaeri). Konfirmasi ke panitia: Ofyan (085725673348) jika uang registrasi sudah disampaikan.
3.Persyaratan Penulisan
a.Peserta mengumpulkan essay budaya atau hasil (cuolikan) dari penelitian, Pengamatan, opini (pemikiran) orisinil yang belum pernah diterbitkan dan tidak sedang dikirim ke media lain serta solusi sesuai dengan tema yang sudah ditentukan.
b.Cara penulisan: essay ditulis dalam bahasa inggris dengan jenis huruf Times New Roman ukuran 12 point spasi 1.5.
c.Untuk pengaturan tepi halaman (margin) sebagai berikut: left: 3 cm, right: 3 cm, top: 3 cm, botom: 3 cm.
d.Terdiri dari 1000-2000 kata (word), dan maksimal 5 halaman (pages).
e.Penulisan judul. Judul ditulis dengan huruf besar (14 point, bold) dan diletakkan di bagian tengah atas dari halaman pertama tulisan diikuti dengan nama dan alamat penulis.
f.Nama dan alamat penulis. Nama penulis, dan alamat lengkap penulis ditulis lengkap dan jelas (12 points, italics).
g.Daftar pustaka. Semua daftar pustaka, jika ada, diletakkan di bagian terakhir naskah (end note) dan nomor urutnya dalam naskah utama.
h.Tulisan dikirim via pos ke alamat: Jalan Tlogosari Utara IV No. 5 Tembalang Semarang 50275
i.Tulisan dapat dikirm lewat via e-mail ke : fst.undip@gmail.com
Dengan melampirkan fotocopy KTP/KTM yang sah dan biodata singkat serta e-mail dan nomor telepon yang dapat dihubungi.
4.Mekanisme Penilaian
a.Juri akan menilai karya yang bersifat konstruktif, tetapi memperlihatkan pemikiran kritis dan saran yang dapat diterapkan.
b.Hasil penilaian dan keputusan tim penilai adalah final dan tidak dapat diganggu gugat.
c.Panitia tidak menerima komunikasi dalam bentuk apapun setelah keputusan ditetapkan.
5.Waktu Pelaksanaan dan Pengumuman Pemenang
a.Tulisan sudah dapat dikirimkan ke alamat e-mail panitia sejak pengumuman ini dikeluarkan sampai tanggal: 30 November 2009.
b.Hasil penilaian akan diumumkan tanggal: 1 Desember 2009 melalui e-mail, telepon, dan website FST: www.fst-undip.co.cc
c.Penyerahan hadiah bagi pemenang 1, 2,dan 3 termasuk dalam rangkaian Acara Seminar Nasional Forum Studi Teknik (FST) UNDIP yang akan dilangsungkan pada tanggal 5 Desember 2009 di: Gedung Prof. Soedarto, SH UNDIP Tembalang Jalan Professor H. Soedarto, SH Tembalang. Pukul 09.00 wib. (Transportasi ditanggung pemenang)
6.Hadiah Pemenang
Juara I : Rp 600.000 plus Sertifikat
Juara II : Rp 400.000 plus Sertifikat
Juara III : Rp 200.000 plus Sertifikat

 

sumber : http://www.lombalomba.com

KOMPETISI KARYA TULIS FIKOM UNISSULA (Kompetisi Karya Tulis Melalui Situs Jejaring Sosial)

Latar belakang
Perkembangan penggunaan internet di Indonesia berkembang dengan pesat. Program pemerintah untuk memasarkan internet sampai ke pedesaan telah membuat penetrasi perkembangannya mengalami kemajuan signifikan. Hampir semua lapisan masyarakat yang telah menerima aliran listrik dan telepon memiliki kesempatan untuk menikmati internet.
Salah satu kelompok yang menjadi pengguna terbesar internet adalah generasi muda. Penggunaan internet di kalangan generasi muda meliputi anak di tingkat pendidikan sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi. Generasi muda menjadi pengguna terbesar karena kemampuan mereka untuk menggunakan teknologidan tingkat pendidikan yang dimiliki. Internet menawarkan beragam fitur dan layanan yang menarik bagi generasi muda.
Layanan yang banyak menarik minat anak muda adalah adanya situs jejaring social yang membuat mereka bisa mengaktualisasikan diri. Layanan seperti blogs, facebook, friendster, dan yahoo messenger digemari anak muda. Hampir setiap saat mereka menggunakan layanan tersebut baik di sekolah maupun di rumah.
Untuk memberikan apresiasi dan kesempatan kepada generasi muda dalam menuangkan ide kreatifnya di dunia maya, Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UNISSULA Semarang mengadakan lomba karya tulis melalui situs jejaring sosial.

Ketentuan lomba

Peserta:
Siswa SMU/SMK/MA atau yang sederajat
Memiliki situs jejaring sosial seperti blogs, facebook, friendsters, twitter, my space dll
Memiliki minat untuk menuangkan ide
Lomba ini gratis, tidak dipungut biaya apapun.
Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan panitia lomba

Tema lomba:
Batik sebagai warisan budaya bangsa
Tayangan televisi yang mendidik
Perkembangan dunia broadcasting di Indonesia

Tahapan pelaksanaan
Pelaksanaan lomba :16 November 2009- 16 Desember 2009
Penjurian : 17-29 Desember 2009
Pengumuman pemenang : 30 Desember 2009

Hadiah
juara 1 Rp. 1.000.000,00
Juara 2 Rp. 750.000,00
Juara 3 Rp.500.000,00

Ketentuan teknis
Panjang tulisan 1-2 lembar kuarto/A4
Tulisan bisa berbentuk artikel, analisis, komentar atau yang lainnya.
Ditulis dengan bahasa yang sederhana, komunikatif dan mudah dimengerti
Bukan hasil jiplakan, saduran dan belum pernah dipublikasikan di tempat lain
Tidak mengandung unsur merendahkan SARA (Suku, Agama, RAS)
Di posting dalam situs jejaring sosial yang bersangkuatan (bisa menjadi status, ditulis di wall, catatan dll)
Posting harus mencantumkan tags/kata kunci “lomba karya tulis FIKOM Unissula”
Setelah tulisan di posting, peserta mengirimkan email ke lombaFIKOM@yahoo.com berisi:
Alamat situs jejaring sosial (alamat:facebook, blog, myspace dll)
Alamat email
Judul tulisan
Sofcopy/file tulisan yang telah diposting
Tanggal posting
Nama, alamat, asal sekolah, no telepon
Tulisan di posting dalam situs jejaring sosial mulai 16 November 2009 sampai dengan 16 Desember 2009 (tulisan yang di posting di luar waktu tersebut tidak diikutkan dalam penilaian)
Pengumuman pemenang 30 Desember 2009
Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat menyurat
Pemenang akan dihubungi melalui email atau telepon yang bersangkutan dan diumumkan di website unissula.ac.id

Aspek Penilaian
Orisinalitas ide
Kesesuaian isi dengan tema
Gaya bahasa
Keterangan lebih lanjut bisa ditanyakan lewat email ke:
mubgabus@yahoo.co.id, atau lombaFIKOM@yahoo.com

sumber : http://www.lombalomba.com

SMANCIS ISLAMIC COMPETITION

Nama kegiatan
Kegiatan yang merupakan program tahunan Organisasi Siswa Intra Sekolah SMA Negeri 1 Cisarua yaitu “ Smancis Islamic Competition 2009 “

Tema Kegiatan
Tema yang diambil adalah pembangkit semangat patriotisme dan nasionalisme bagi para peserta kegiatan. Yaitu “Let’s Be The Best Moslem Today, Tomorrow and Forever”

Waktu pelaksanaan
Pendaftaran
Pendaftaran dimulai sejak info ini di post hingga tanggal 23 November 2009 pukul 13.30 s.d. 16.30 WIB
Daftar ulang dilaksanakan pada tanggal 26 – 29 November, dan paling lambat 20 menit sebelum perlombaan dimulai.
Technical Meeting
Technical meeting dilaksanakan pada tanggal 23 November di kampus SMA Negeri 1 Cisarua.
Pelaksanaan
Kegiatan SIC tahun 2009 ini insyaAllah akan dilaksanakan Pada :
Hari : Minggu
Tanggal : 29 November 2009
Tempat : kampus SMA Negeri 1 Cisarua

Persyaratan Peserta.
1. Peserta adalah siswa/i pelajar SMP/MTs/sederajat yang berada di daerah Bandung Raya dan Kota Cimahi.
2. Merupakan Utusan sekolah dibuktikan dengan surat pengantar dari sekolah masing-masing.
3. Mengisi formulir pendaftaran
4. Menyertakan identitas diri ( Kartu Pelajar ) dalam berkas pendaftaran.*
5. Menyerahkan Berkas pendaftaran paling lambat tanggal 23 November 2009 yaitu pada saat technical meeting. Paling lambat 30 menit sebelum perlombaan.
6. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 130.000,00 untuk satu tim sekolah ( satu tim sekolah = 1 Festival Nasyid, 3 MHQ, 2 Olimpiade Islam, 2 Lomba Membaca Puisi Islami, 2 Lomba Bercerita Islami ) atau membayar Rp. 30.000,00 untuk 1 tim nasyid, Rp. 10.000,00 untuk 1 peserta olimpiade islami, Rp. 10.000,00 untuk 1 peserta MHQ, Rp. 15.000,00 untuk 1 peserta lomba membaca puisi islami, Rp. 15.000,00 untuk 1 peserta lomba bercerita islami.

Jenis dan teknis Perlombaan
Festival Nasyid
a. Setiap sekolah maksimal mengirimkan 1 grup.
b. Setiap grup terdiri dari 5 – 8 orang
c. Peserta wajib memakai pakaian muslim.
d. Peserta diberi kesempatan untuk menyanyikan 2 lagu ( lagu wajib + perkenalan, lagu bebas )
e. Lokasi di aula serbaguna Bina siswa SMA PLUS
f. Kriteria penilaian
• Keseragaman / kekompakan
• Improvisasi / harmonisasi
• Koreografi
• Artikulasi

Musabaqoh Hifdzil Qur’an ( MHQ )
a. Setiap sekolah maksimal mengirimkan 3 orang peserta.
b. Peserta memakai busana muslim.
c. Surat yang dilombakan adalah surat yang terdapat pada juz 30.
d. Lokasi di aula Masjid Baitul Muta’alimin
e. Kriteria penilaian
• Tajwid
• Makhraj huruf
• Hafalan
• Adab ( mencakup busana dan kesopanan )

Olimpiade Islam
a. Setiap sekolah maksimal mengirimkan 3 orang peserta.
b. Peserta menggunakan pakaian muslim.
c. Format dan penilaian
• Qur’an Hadits 25 %
• Aqidah Akhlak 25%
• Sejarah Islam 25%
• Fiqih 25 %
• Ketepatan waktu
• Jumlah benar 3, salah -1, tidak diisi 0
• Jumlah soal 100 pilihan ganda
• Waktu pengerjaan 120 menit

Lomba Membaca Puisi Islami
a. Setiap sekolah maksimal mengirimkan 2 orang peserta.
b. Peserta diberi kesempatan untuk membacakan 1 puisi wajib dan 1 puisi dadakan.
c. Untuk puisi wajib, diberikan pada saat pendaftaran
d. Untuk pusi dadakan diberikan pada saat pelaksanaan ( setelah pembacaan puisi wajib )
e. Peserta memakai busana muslim
f. Waktu pembacaan puisi tidak dibatasi.
g. Puisi wajib dan puisi dadakan disediakan panitia.
h. Kriteria penilaian
• Penampilan
• Ekspresi
• Intonasi
• Gesture tubuh
• Eye contact
• Kretifitas

Lomba Bercerita Islami
a. Setiap sekolah mengirimkan maksimal 2 orang peserta.
b. Panitia tidak menyediakan cerita ( cerita bebas )
c. Diperbolehkan memakai property sederhana.
d. Peserta memakai busana muslim.
e. Waktu untuk bercerita antara 5 – 10 menit.
f. Kriteria penilaian
• Isi cerita
• Ekspresi
• Intonasi
• Penguasaan panggung
• Kreatifitas

Penyerahan Berkas Pendaftaran
Berkas pendaftaran dapat dikirim melalui Pos atau secara langasung ke :
OSIS SMA Negeri 1 Cisarua
Jalan Terusan Kolonel Masturi No. 64
Tlp ( 022 ) 2700050 Cisarua-Bandung Barat
Kode Pos : 40551
Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi :

Saeful 085221380597
Risky 085220033650
http://osissman1cisarua.wordpress.com/

Semarak Indonesia

A. PENJELASAN UMUM
Dalam rangka memeriahkan Bulan Bahasa dan Seni 2009, Hima Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unnes akan mengadakan serangkaian kegiatan yang diberi nama “Semarak Indonesia”. Salah satu kegiatannya adalah lomba tingkat SMP/MTs dan SMA/MA/SMK se-Jawa Tengah. Jenis lombanya adalah lomba majalah dinding dan lomba pidato(SMP), dan lomba debat, lomba baca puisi, dan lomba Karya Ilmiah Remaja.

B. PERSYARATAN ADMINISTRASI
1. Peserta lomba adalah siswa SMP/MTs dan SMA/MA/SMK se-Jawa Tengah.
2. Pendaftaran lomba:
a. Pendaftaran bertempat di sekretariat Semarak Indonesia, PKM Hima Bahasa dan Sastra Indonesia komplek PKM FBS kampus Unnes Sekaran setiap hari pada jam kerja pukul 09.00-15.00 WIB atau dapat juga mendaftar melalui nomor sekretariat SemarakIndonesia di 085224646323.
b. Tempat pembayaran langsung di PKM Hima Bahasa dan Sastra Indonesia komplek PKM FBS kampus Unnes Sekaran setiap hari pada jam kerja pukul 09.00-15.00 WIB atau di Bank Negara Indonesia (BNI) cab. Unnes Semarang nomor rekening 0150579141 atas nama Qurrota Ayu Neina (apabila melakukan transaksi melalui bank, diharapkan langsung konfirmasi ke nomor sekretariat SemarakIndonesia).
3. Pendaftaran pada tanggal 2 Oktober -2 November 2009. Pendaftaran akan ditutup apabila quota peserta telah terpenuhi.
4. Kontribusi:
a. Lomba Majalah Dinding : Rp100.000,00
b. Lomba Pidato : Rp75.000,00
c. Lomba Lomba Debat : Rp150.000,00
d. Lomba Lomba Baca Puisi : Rp75.000,00
e. Lomba Karya Ilmiah Remaja : Rp75.000,00

C. PETUNJUK TEKNIS
1. Peserta hadir pukul 07.00 WIB di Gedung Dekanat FBS Unnes untuk daftar ulang dan persiapan lomba dengan menunjukan bukti pendaftaran/ bukti penyetoran (jika melakukan pembayaran melalui bank).
2. Peserta wajib menandatangani daftar hadir yang telah disediakan oleh panitia.
3. Peserta wajib mengikuti upacara pembukaan lomba.
4. Peserta wajib mengikuti seluruh acara.
5. Peserta wajib mengenakan nomor urut peserta.
6. Urutan penampilan lomba ditentukan berdasarkan hasil undian yang telah dilaksanakan panitia pada saat daftar ulang.
7. Peserta harus hadir di ruang perlombaan 15 menit sebelum acara dimulai.
8. Peserta atau tim yang dipanggil tiga kali, tetapi tidak menampilkan diri tanpa keterangan yang jelas dianggap gugur.
9. Pakaian peserta adalah seragam OSIS lengkap dan bersepatu.
10. Peserta maupun pembimbing dilarang merokok di dalam area perlombaan.
11. Peserta yang tidak mengikuti lomba diizinkan melihat atau menonton jalannya pertandingan dengan ketentuan:
 HP harap dimatikan atau di-silent
 Dilarang membuat kebisingan atau kegaduhan
 Dilarang keluar masuk ruangan

D. PELAKSANAAN
1. Lomba Majalah Dinding
a. Setiap sekolah dapat mengirimkan maksimal 2 (dua) kelompok, setiap kelompok terdiri atas 3 (tiga) orang peserta.
b. Setiap lomba hanya diperkenankan membawa 1 (satu) guru pendamping.
c. Peserta lomba majalah dinding terbatas untuk 35 kelompok.
d. Lomba dilaksanakan pada :
hari, tanggal : Minggu, 15 November 2009
waktu : 08.00 s.d selesai
tempat : Ruang Bundar lantai 2 gedung Dekanat FBS Unnes.
e. Majalah dinding harus sesuai dengan tema ”Aku Cinta Indonesia”
f. Media (dasar) pembuatan majalah dinding wajib menggunakan kertas duplex warna bebas, dengan ukuran 80cmx 110cm dan tidak menambah atau melebihi dari ketentuan tersebut.
g. Semua alat dan bahan pembuatan majalah dinding disiapkan sendiri oleh peserta, panitia tidak menyediakan alat dan bahan.
h. Tata letak dan kreasi diserahkan pada peserta dengan tidak melebihi ukuran media dasar mading yang telah ditentukan.
i. Mading wajib menggunakan Bahasa Indonesia yang sopan.
j. Isi mading tidak menyinggung SARA (Suku, Agama, Rasa dan Antargolongan).
k. Pembuatan materi majalah dinding dilakukan di sekolah masing-masing. Sedangkan penempelan materi majalah dinding di lakukan di tempat lomba.
l. Durasi waktu lomba adalah 2x 60 menit.
m. Tidak ada perpanjangan waktu bagi peserta yang terlambat mengikuti lomba.
n. Panitia berhak menghentikan semua aktifitas peserta yang berhubungan dengan lomba jika durasi waktu telah habis.
2. Lomba Pidato
a. Setiap sekolah boleh mengirimkan maksimal 2 (dua) orang peserta.
b. Setiap lomba hanya diperkenankan membawa 1 (satu) guru pendamping.
c. Peserta lomba pidato terbatas untuk 30 peserta.
d. Tema lomba pidato adalah “Peran Siswa dalam Mempertahankan Aset Budaya Indonesia”.
e. Lomba dilaksanakan pada:
hari, tanggal : 15 November 2009
waktu : 08.00 WIB s.d selesai
tempat : Ruang Setengah Bundar gedung Dekanat FBS Unnes
f. Setiap penampilan berdurasi maksimal 7 menit, jika waktu sudah memasuki 1 menit terakhir penitia akan member penanda (ketukan 1 kali).
3. Lomba Debat
a. Setiap sekolah mengirimkan satu kelompok, tiap kelompok terdiri atas tiga orang peserta.
b. Setiap sekolah hanya diperkenankan membawa 1 (satu) guru pendamping.
c. Lomba dilaksanakan pada :
d. hari, tanggal : Minggu, 8 November 2009
e. waktu : 08.00 s.d. selesai
f. tempat : Gedung B1 FBS Unnes
g. Tema debat adalah “Pendidikan Umum versus Pendidikan Kejuruan: Paradigma Pendidikan Berbasis Kebutuhan Pasar”
h. Pilihan mosi yang akan digunakan dalam pertandingan akan ditentukan oleh juri.
i. Setelah mendapat mosi, masing-masing tim diberi kesempatan waktu 15 menit untuk berunding. Pada saat berunding, masing-masing tim diperkenankan membuka buku, catatan,dan majalah. Akan tetapi tidak diperkenankan untuk bekerja sama dengan pihak luar serta browsing internet dan menggunakan HP.
j. Pembicara 1, 2, dan 3 dari tiap-tiap tim mendapatkan waktu 5 menit untuk mengutarakan argumennya.
k. Pembicara simpulan sebagai penutup yakni pembicara 1 atau 2 dari masing-masing tim dan mendapat kesempatan waktu maksimal 3 menit.
l. Moderator mengetuk satu kali sebagai tanda bahwa penyampaian argumen telah berlangsung selama 4 menit, dan dua kali ketukan sebagai tanda waktu telah habis. Apabila 20 detik setelah ketukan dua kali, jika peserta masih berbicara untuk melanjutkan argumennya, maka moderator akan mengetuk empat kali tanda peserta harus menghentikan pembicaraan.
m. Bagi pembicara simpulan
n. Moderator akan mengetuk satu kali sebagai tanda bahwa pembacaan simpulan telah berlangsung selama 2 menit dan dua kali ketukan sebagai tanda waktu telah habis . Apabila 20 detik setelah ketukan dua kali, jika peserta masih berbicara untuk melanjutkan argumennya, maka moderator akan mengetuk empat kali tanda peserta harus menghentikan pembicaraan
o. Dalam pertandingan terdapat lima babak:
p. Pada babak pertama, masing-masing tim bertanding berdasarkan nomor undian
q. Pada babak kedua, masing-masing tim bertanding berdasarkan rangking atau peringkat nilai dari pertandingan pertama.
r. Pada babak ketiga, semua tim akan bertanding kembali berdasarkan hasil rangking pada pertandingan kedua.
s. Pada babak semifinal akan diambil empat besar dari pertandingan ketiga dan tim yang berada diperingkat 1 akan bertanding dengan tim yang mendapat peringkat 4. sedangkan tim yang berada pada peringkat 3 akan bertanding dengan tim yang mendapat peringkat 2.
t. Pada babak final, pemenang dari tiap-tiap pertandingan akan ditandingkan ulang untuk menentukan juara 1 dan 2, dan juara 3 akan ditentukan berdasarkan skor.

4. Lomba Baca Puisi
a. Setiap sekolah boleh mengirimkan maksimal 2 (dua) orang peserta.
b. Setiap sekolah hanya diperkenankan membawa 1 (satu) guru pendamping.
c. Pendaftaran peserta terbatas untuk 75 siswa
d. Lomba dilaksanakan pada:
hari, tanggal : Minggu, 8 November 2009
waktu : 08.00 WIB s.d selesai
tempat : Ruang Bundar gedung Dekanat FBS Unnes
e. Lomba baca puisi tidak diperkenankan menggunakan alat-alat pengiring.
f. Lomba akan dibagi menjadi dua babak yaitu, babak penyisihan dan babak final.
g. Peserta membacakan salah satu puisi penyisihan pada babak penyisihan, dan puisi final pada babak final yang akan diberikan panitia pada saat daftar ulang.
h. Puisi penyisihan terlampir
5. Lomba Karya Ilmiah Remaja
a. Setiap sekolah dapat mengirimkan karya ilmiah hasil karya siswa sebanyak-banyaknya.
b. Peserta berkelompok, satu kelompok terdiri dari 3 orang peserta.
c. Dapat diikuti oleh setiap siswa dan tidak dibatasi oleh bidang ilmu yang ditekuninya.
d. Setiap sekolah hanya diperkenankan membawa 1 (satu) guru pendamping.
e. Lomba dilaksanakan pada:
f. hari, tanggal : Minggu, 8 November 2009
g. waktu : 08.00 WIB s.d selesai
h. tempat : Ruang Setengah Bundar gedung Dekanat FBS Unnes
i. Materi tulisan mengacu pada satu tema, yaitu “Peningkatan Mutu Saing Bangsa Melalui Keunggulan Lokal dalam Menyukseskan Visit Indonesia year 2010”
j. Peserta diberi waktu 15 menit untuk menyajikan presentasi karya, dan 15 menit tanya jawab dengan juri.
k. Peserta dapat menggunakan powerpoint sebagai media presentasi, panitia hanya akan menyediakan alat bantu presentasi berupa laptop, LCD, layar, speaker, dan mic. Bagi peserta yang menggunakan media powerpoint, wajib menyerahkan data kepada panitia maksimal 10 menit sebelum pelaksanaan lomba.
l. Lomba terdiri atas 2 tahap :
m. Tahap pertama, tiap kelompok mengirimkan satu karya ilmiah (rangkap tiga) yang diterima panitia paling lambat 26 Oktober 2009. Dari seluruh karya yang telah diterima panitia akan diseleksi oleh juri menjadi 10 karya terbaik. Pengumuman hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 2 November 2009 melalui telepon ke sekolah-sekolah atau yang mewakili.
n. Tahap kedua, 10 kelompok dengan karya terbaik harus mempresentasikan hasil karya ilmiahnya pada tanggal 8 November 2009 dan akan dinilai oleh tiga orang juri.
o. Peserta belum pernah mempresentasikan karya ilmiah yang sama pada lomba lain di luar dan di dalam lingkup Ditjen Dikti, kecuali pada rangkaian proses KIR.
p. Sistematika penulisan Karya Ilmiah Remaja terlampir.

E. PENILAIAN
1. Kriteria Penilaian
a. Lomba Majalah Dinding
 Kreativitas
 Originalitas
 Rubrik yang disajikan
 Kesesuaian dengan tema
 Komunikatif
 Layout
b. Lomba Pidato
 Materi
Materi atau isi sesuai dengan tema pidato yang telah ditetapkan.
 Penyajian
Aspek–aspek penyajian meliputi kejelasan ujaran, tempo ujaran, intonasi/variasi ujaran, kelancaran, kinestetik, ekspresi/percaya diri, ketepatan diksi/kalimat, keruntutan pikiran, pilihan topik bicara.
 Waktu
Peserta menggunakan waktu dengan terkendali.
c. Lomba Debat
Penilaian juri didasarkan pada tiga aspek:
 Matter (materi) : isi materi yang disampaikan
 Manner : sikap tubuh, bahasa, waktu.
 Method : sistematika argumen
d. Lomba Baca Puisi
a. aspek vokal
b. penghayatan
c. emosi
e. Lomba Karya Ilmiah Remaja
 Unsur kreativitas yang meliputi originalitas, keunikan, inovasi, kemandirian, dan kemanfaatan.
 Kesesuaian dengan tema.
 Penilaian ditentukan berdasarkan : karya tulis, penyajian dan tanya-jawab.
2. Penentuan juara adalah tiga peserta dengan skor tertinggi, dan penentuan juara merupakan hak mutlak dewan juri.
3. Hasil penilaian juri akan disampaikan pada akhir lomba
4. Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

F. JUARA
1. Juara I : Tropi tetap, tropi bergilir, surat piagam, uang pembinaan.
2. Juara II : Tropi tetap, surat piagam, uang pembinaan.
3. Juara III : Tropi tetap, surat piagam, uang pembinaan.

G. INFO LOMBA
1. Lomba Majalah Dinding : Afifatul Ishomah (085727344175)
2. Lomba Pidato : Diyamon Prasandha (08562888262)
3. Lomba Debat : Ruth Rossita Mariatna (085641617161)
4. Lomba Baca Puisi : Wirani Atqia (085658550858)
5. Lomba Karya Ilmiah Remaja : Orchida Septitya Trissatiti (085742787191)

sumber : http://www.lombalomba.com

Sang Bumi Ruwa Jurai(1)

Assalamulaikum w.w.

Bismillah hi Rahman ni Rahim

Sahabat, pada hari ini saya ingin berbagi pengalaman dengan Sahabat. So, bac baik-baik y siapa tahu bermanfaat amin.

Pada tanggal 25 Oktober 2009 pukul 21.30 aku, Mb. Miya, dan Mas Kiki dari T. Kimia Undip berangkat ke Lampung untuk menunaikan tugas dari Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) Undip S1 mengikuti Munas-X Badan Koordinasi Kegiatan Mahasiswa Teknik Kimia Indonesia (BKKMTKI) di Universitas Lampung (Unila). Dari Semarang kami naik kereta ekonomi yang sangat amat padat sampai kaki pun enggan diselonjorkan (diluruskan). Selain itu, di kereta juga sering lalu-lalang penjual makanan, minuman dan penjual lin yang tak menghiraukan ada orang-orang yang duduk di sepanjang lorong kereta karena tidak mendapat tempat duduk disebabkan penuhnya penumpang.

Sebelum nik kereta, ada sedikit penglaman yang unik. Aku minta tolong temanku untuk diantar di Stasiun Poncol, tetapi dia mengantarkanku di Stsiun Tawang. Setelah dia meninggalkanku, aku belum sadar kalau aku salah tempat.

“Mas, aku sudah sampai di Poncol ni.”

“Sebelah mana?”

“Di depan Loket”

“Loket yang mana? Aku juga di depan loket.”

“Di depan loket yang ada hadiah mobilnya.”

“Kamu di stasiun mana?”

“Poncol, Mas.”

“Salah Kamu. Kamu pasti di Tawang, coba kmu cek lagi.”

- – - – - – - – -

“He he he. Iya mas, Saya salah tempat. Saya di Tawang.”

“Y udah kamu ke sini saja sekarang.”

“OK d.”

Sampai aku telpon Mas Kiki dan baru setelah telpon itu ku sadar bahwa kita berada di dua setasiun yang berbeda. Akhirnya terwujud juga keinginanku naik taxi di Semarang. Aku ke stasiun Poncol naik taxi, Blue Bird lagi. ha ha ha. :D . Setelah membeli tiket dan menunggu Mb. Miya, kami pun menunggu kereta sekitar 20 menit dn berngkatlah kita ke Lampung.

Dari berangkat sampai menjelang di Stasiun Senin, kami duduk di lorong kereta. Kami baru bisa duduk di tempat yang layak setelah sampai di Bekasi. Aku ingat pada waktu itu aku menengok ke arah kiriku ada SPBU milik Shel dan ada tulisan “Bekasi” seketika itupun aku istirahatkan badanku di kursi kereta.

Samapai di Stasiun Senin, kami sarapan di Stasiun. Ternyata di sana makanan sungguh amat mahal. Pecel 10 ribu dan nasi rames 15 ribu. Ternyata benar bahwa “Ibu kota lebih kejm daripada ibu tiri”. Y… sudah tidak perlu disesali supaya pecel itu tidak jadi tulang, tetapi jadi daging. Setelah makan, kami mandi dan beres-beres sebentar kemudian menuju Terminal Kali Deres dengan naik Trans Jakarta. Akhirnya terwujud juga keinginanku naik Trans Jakata. Angkutan ini sangat murah. Hanya dengan Rp.10.500 kita dapat samapai di Terminal Kali Deres yang jauh denagan harga murah dn relatif cepat.

Mulai dari sanalah kami bertemu dengan para calo kurang ajar (maaf) yang nantinya akan menambah pengalamanku di luar Jawa. Kami menolak ajakan para calo itu dan lebih memilih naik Arimbi ke Merak. Kami hanya mengeluarkan Rp.22.500 per orang untuk dapat smpai ke Merak. Dari Merak kami naik kapal dengan biaya Rp. 10.000 per orang. Sebelum naik kapal, kami berfoto-foto dahulu di Pelabuhan. Walaupun dengan wajah yang penuh peluh dan miyak tak menghalangi kami untuk narsis. :D

Akhirnya terwujud juga keinginanku naik kapal menembus selat. Di kapal naluri narsisnya Mb. Miya kembali menyala dan kami pun mengambil beberpa foto di sana. Baik dengan latar kapal atau pulau yang ada di hadapan kami. Di sana kami juga dihibur dengan film yang tidak bermutu, tetapi cukuplah untuk sedikit meredakan lelah setelah 10 jam naik kereta ekonomi. Akhirnya baru di kapal inilah aku bisa shalat subuh, dzuhur dan ashar. Untuk kali ini aku benar-benar tidak tahu fikih Shalat. Yang aku tahu hanya jamak ashar dengan dzuhur. Untuk Subuh, Waallah hu alam.

Di Kapal, kami bertemu dengan calo lagi. Dia menawarkan 25 ribu untuk sampai di Raja Basa, tetapi hanya bulan belaka karena kenyatannya kami hanya di turunkan di perempatan sebelum Raja Basa (semoga Allah membalas dengan blasan yang setimpal). Berhubung kami tidak tahu harus naik bus apa setelah ini, kami ikuti jakannya. Hampir saja kalau Mas Kiki tidak mengejarnya uang kami akan hilang karena setelah dia dapat uang, dia keluar dari bus. Setelah Mas Kiki kejar, dia kembali ke bus dan keluar lagi sesaat setelah bus kelur dari kapal.

Selama perjalanan menuju perjalanan ke Raja Basa, Mb. Miya marah-marah sama Mas Kiki dan aku, tetapi marahnya reda setelah mobil kijang warna biru milik panitia membawa kami ke tempat penginapan di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Bandar Lampung. Sesampainya di penginapan, kami beres-beres, makan, dn kemudian langsung sidang :D membiasakan diri menjadi mhasiswa yang kuat dan itu terbukti selama persidangan karena hanya daerah 3 lah yang delegasinya selalu ada sampai persidangan usai.

Senapan Kata

Assalamualaikum w.w.

Bismillah hi Rahman ni Rahim

Sahabat, dua minggu yang lalu saya ikut lomba esai dan hari ini saya lihat pengumumannya dan ternyata saya belum mendapat rezeki sebagai pemenangnya dan keinginan saya mendapat laptop tertunda, tetapi tidak mengapa yang penting saya sudah ikut. Lebih baik bergerak daripada diam dan semoga esai di bawah ini dapat bermanfaat bagi Sahabat yang membaca dan tolong diberikan komentarnya semoga dengan ini dapat mengganti kekecewaan saya. Amin. Selamat membaca.

Tiga ratus lima puluh tahun yang lalu, Indonesia dijajah Belanda dan Jepang. Tidak satu pun dari mereka yang baik kepada Indonesia. Mereka semua menguras habis harta Indonesia. Tidak hanya menguras habis harta, mereka juga merampas kehormatan Indonesia. Belanda merampas kehormatan Indonesia dengan membiarkan kebodohan tetap meraja lela di nusantara. Jepang merampas kehormatan Indonesia dengan menjadikan wanita-wanita peribumi sebagai juppun ian fu (pelayan nafsu bejat tentara Jepang). Selain itu, mereka juga merampas kehormatan Indonesia dengan membiarkan rakyat peribumi hidup tanpa busana.

Setelah merdeka selama 64 tahun, nampaknya Indonesia belum juga bisa bangkit, melangkah, dan berlari menyongsong kemajuan dan kejayaan. Negara ini start lebih awal daripada Vietnam, Malaysia, dan negara-negara ASEAN lainnya. Negara ini juga start bersamaan dengan Jepang setelah dihancurleburkan oleh sekutu, tetapi sekarang mereka sudah menjadi negara maju sedangkan Indonesia masih berkembang dan berkembang saja. Berkembang warganya, berkembang korupsinya, dan berkembang keburukan-keburukan lainnya.

Mari kita coba bayangkan, bagaimana jika para pahlawan negara ini, detik ini juga dibangkitkan kembali oleh Allah SWT. Apa yang akan mereka lakukan kepada kita? Apa yang akan mereka katakan kepada kita? Apakah para pahlawan kita bangga akan perilaku kita sekarang? Akankah para pahlawan tersenyum bangga melihat kondisi negara kita sekarang?

Jika kita membaca sejarah perjuangan para pahlawan kita, kita akan terenyuh dan merinding. Mereka yang hanya berbekal senjata seadanya didorong semangat dan keyakinan untuk ikhlas mengorbankan jiwa, raga, dan hartanya hanya untuk kemerdekaan orang-orang yang akan datang setelah mereka, hanya untuk kemerdekaan kita, untuk kemerdekaan kita. Sudahkah apa yang kita lakukan sekarang sebanding dengan pengorbanan para pahlawan kita?

Marilah kita lihat kondisi negara kita tercinta ini. Suka / tidak suka, mau / tidak mau, kita harus jujur terhadap diri kita sendiri bahwa beginilah kondisi kita sekarang ini, kemiskinan meraja lela, budaya asing ditelan mentah-mentah, korupsi “dilegalkan” untuk siapa saja, busung lapar dimana-mana, dan gizi buruk melanda desa-desa. Apakah kondisi seperti ini yang kita inginkan? Apakah Indonesia seperti ini yang dahulu para pahlawan kita idam-idamkan?

Siapapun kita, apapun profesi kita, darimanapun asal daerah kita, kita harus prihatin terhadap kondisi yang sekarang melanda negara kita tercinta ini. Bagaimana bentuk keprihatinan kita atas kondisi negara kita? Apakah kita harus menyesal karena telah dilahirkan di negara yang seperti ini? Apakah kita harus mengumpat kepada mereka-mereka yang bertanggung jawab atas kondisi ini? Atau apakah kita hanya bisa bersedih dan berendah diri atas kondisi ini? Keprihatinan kita dapat kita wujudkan melalui pola pikir kita, tutur kata kita, dan gerak langkah kita.

Sekarang ini, Indonesia sudah sangat terkenal akan korupsinya dan kemiskinannya. Melihat kondisi ini, masih banggakah kita dilahirkan di tanah air ini? Jika kita merasa prihatin atas apa yang menimpa negara kita ini, tentunya kita tidak akan mempedulikan apa yang sekarang terjadi di negara ini. Kita akan tetap bangga dilahirkan di Indonesia. Jika wajah kita memerah akibat ulah para orang-orang di sana yang mencitrakan Indonesia dengan citra yang buruk, dada kita harus tetap kita kembanggakan dengan apa yang Indonesia berikan dan simpan untuk kita. Lewat Indonesia, Allah telah memberikan rahmatnya berupa alam yang indah, tanah yang subur, laut yang kaya, minyak dan tambang tersimpan di perut bumi kita, juga orang-orang yang ramah dan bersahaja. Sudah seharusnya kita selalu memikirkan apa yang telah Indonesia berikan dan simpan untuk kita sehingga kita dapat melangkah terus maju dengan mengesampingkan pencitraan Indonesia sekarang ini.

Belum cukup kita hanya berbangga diri atas kekayaan dan keindahan yang Indonesia berikan kepada kita. Jika kita hanya berbangga diri, itu hanya akan mengurangi kebencian kita sendiri, tidak untuk orang lain. Oleh karena itu, kita harus lisankan dan tuliskan apa yang kita banggakan dari Indonesia. Jika kebanggan kepada Indonesia hanya ada dalam otak kita, itu hanya bermanfaat bagi kita. Ketika apa yang ada dalam otak kita, kita lisankan maka minimal seluruh orang Indonesia akan memahaminya. Sedangkan ketika kita juga menuliskannya maka seluruh dunia akan memahaminya, akan mengetahui dan meyakini bahwa Indonesia adalah tempat terkaya dan terindah yang pernah singgah di dunia ini.

Setelah kita setting pikiran kita untuk mencintai Indonesia, setelah kita suarakan dan cetak apa yang ada dalam pikiran kita, ada satu hal lagi yang perlu kita lakukan sebagai wujud keprihatinan kita. Satu hal itu adalah mencintai produk dalam negeri. Belum tentu orang yang telah memikirkan kebaikan Indonesia lantas mereka akan serta-merta mencintai produk dalam negeri karena mereka tetap mencari kenyamanan atas apa yang mereka makan dan kenakan. Oleh karena itu, latihlah diri kita untuk mencintai produk kita sendiri karena jika kita tidak mencintai produk kita sendiri, apa yang telah kita usahakan akan sia-sia belaka. Selain itu, dampak positif dari mencintai produk dalam negeri adalah kita dapat mengurangi kemiskinan di negera kita sendiri. Coba bayangkan jika kita lebih suka membeli produk luar maka uang kita hanya akan lari ke luar dan merekalah yang lebih diuntungkan daripada kita sendiri.

Dari hal di atas lah, pola pikir kita, tutur kata kita, dan perilaku kita, keprihatinan kita kepada negara kita dapat diwujudkan. Ketika kita prihatin akan suatu keburukan maka kita akan mencoba dengan segenap daya upaya untuk memperbaikinya minimal dari diri kita sendiri. Dengan demikian bukan suatu yang mustahil jika Indonesia yang sekarang muram dapat kita rubah menjadi ceria dengan keprihatinan kita kepadanya. Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin. Jepang yang pernah hancur lebur bisa menjadi negara terkaya ke-3 setelah Amerika Serikat dan Jerman. Vietnam yang pada saat kita sudah merdeka mereka masih dibantai oleh Amerika Serikat, sekarang mereka sudah lebih maju daripada kita. Sedangkan negara kita dahulu adalah penguasa dunia. Kerajaan Majapahit pernah memiliki kekuasaan sampai Madagaskar, Filipina, dan Selandia Baru. Akankah hanya karena dijajah selama kurang dari tiga ratus lima puluh tahun kita lantas kehilangan jati diri kita sebagai penguasa dunia dan berputus asa atas apa yang menimpa kita sekarang ini? Masih ada harapan untuk merubah wajah Indonesia.

Harapan itu masih ada. Harapan itu akan selalu ada pada tangan mereka yang mencintai Indonesia. Harapan itu akan terwujud di tangan orang-orang yang memiliki nasionalisme dalam hati mereka yang tercermin dalam ucapan dan gerak langkah mereka seperti mencintai produk kita, mempertahankan keamanan, dan memajukan pendidikan dan teknologi kita. Nasionalisme bukan sekadar kata bukan pula sekadar selogan, tetapi nasionalisme adalah perbuatan.

Nasionalisme adalah harga mati bagi kita yang merasa berhutang budi kepada para pahlawan kita. Namun demikian, nasionalisme disesuaikan dengan kemampuan kita. Jika kita seorang pelajar, nasionalisme kita adalah belajar dengan giat dan tekun dan jujur dalam setiap ujian. Kejujuran adalah sesuatu yang paling mahal di negara kita tercinta sekarang ini. Tidak bisa dianggap sepele masalah kejujuran ini. Jika dari hal yang kecil – misalkan ujian – kita sudah memulai untuk tidak jujur, maka kita akan terbiasa dan tumbuh dalan kebiasaan tidak jujur yang akhirnya akan menjadikan kita seorang koruptor. Seorang koruptor kelas kakap berawal dari seorang siswa kelas teri yang terbiasa tidak jujur dalam mengerjakan soal-soal ujiannya. Percuma jika semua koruptor di negara kita ini kita pisahkan lehernya dari badannya, sedangkan para pahlawan tanpa tanda jasa kita tidak mendidik kita untuk jujur dalam setiap ujian yang mereka berikan maka koruptor di negara ini akan tetap ada, hanya berganti wajah. Jika kita seorang pendidik, nasionalisme kita adalah keikhlasan kita dalam mendidik tunas-tunas muda pewaris Indonesia. Jika kita seorang pengusaha, nasionalisme kita adalah membayar pajak tepat pada waktunya dan menghasilkan barang yang bermanfaat bagi Indonesia. Jika kita seorang tentara, nasionalisme kita pastilah tidak lain dan tidak bukan adalah menjaga kedaulatan wilayah kita dan mempertahankan keamanan. Jika kita seorang aktris atau aktor, nasionalisme kita adalah memberikan contoh yang baik dalam setiap adegan kita dan keseharian kita karena kita seorang public figure dimana konsekuensi dari seorang public figure adalah tereksposenya apapun yang kita kerjakan. Jika kita seorang pemuka agama, nasionalisme kita adalah menjaga kerukunan antar umat beragama.

Jika nasionalisme boleh berkembang, jika peluru boleh berganti sepenggal kata, dan jika senapan boleh berwujud blog / website maka nasionalisme yang paling tepat pada jaman ini adalah nasionalisme berbasis IT. Jika Deddy Mizwar berpesan dalam sebuah film, Jika Ismail Marzuki berpesan dalam lantunan bait, maka kita dapat mengikuti jejak mereka dengan berpesan lewat untain kata dan paduan gambar dalam blog / web. Kita tentu tidak akan lupa dengan apa yang pernah Saudara kita, Malaysia lakukan kepada kita, “mencuri” budaya kita. Mengapa mereka bisa dengan tenang “mencuri” budaya kita? Karena kita tidak pernah mempublikasikannya. Oleh karena itu, sebagaimana yang telah saya katakan di atas, setelah kita setting pikiran kita, kita kumandangkan dan kita cetak apa yang ada dalam pikiran kita. Sudah saatnya kita kumandangkan keindahan Indonesia lewat blog / web. Kita dapat menuliskan profil setiap provinsi yang ada di Indonesia dengan keunikan budaya mereka sendri-sendiri sehingga tidak akan ada lagi yang mencuri budaya kita. Kita juga dapat menulis tentang flora dan fauna khas Indonesia dan juga tempat-tempat yang memesona dari Sabang samapai Merauke. Selain blog / web, facebook juga bisa menjadi ajang bagi kita untuk menunjukkan nasionalisme kita, bagaimana caranya? Kita bisa menulis apa yang telah saya sebutkan di atas dalam note sehingga teman-teman kita dapat membacanya. Kita juga dapat mendirikan group sebagai tempat diskusi tentang kondisi Indonesia hari ini dan sepuluh atau dua puluh tahun yang akan datang. Sudah saatnya kita gunakan apa saja yang ada di sekitar kita untuk memajukan Indonesia sebagaimana dahulu para pejuang menggunakan apa saja yang ada di sekitar mereka untuk memerdekakan Indonesia.

Lebih dari itu, yang paling utama dari sebuah nasionalisme yang semua orang harus memilikinya adalah mengenal Indonesia yang tercermin dalam wawasan kenegaran kita yang meliputi wilayah geografis dan astronomis, mencintai Indonesia yang tercermin dalam kesadaran kita untuk mejaga kebersihan lingkungan sekitar kita terlebih masalah sampah. Kita harus membiasakan diri kita untuk membuang sampah pada tempatnya dan membiasakan lingkungan kita bebas sampah. Selain itu, mencintai Indonesia juga harus diwujudkan dalam kecintaan kita pada budaya kita dan kekuatan kita untuk menyaring budaya asing serta hafal lagu-lagu kebangsaan kita minimal “Indonesia Raya”. Kemudian kita juga harus memperbaiki Indonesia dengan cara membiasakan diri untuk memiliki akhlak yang mulia seperti jujur dan amanat. Yang terakhir, kita harus memajukan Indonesia sebagai bentuk nasionalisme kita dengan jalan rajin, tekun, dan ulet di dalam mencari ilmu dan memepelajarinya serta rajin, ulet, dan tekun di dalam bekerja sehingga kita dapat mengurangi kemiskinan di negara kita.

Semoga Indonesia masih memiliki orang-orang yang berjiwa nasionalisme sehingga harapan untuk suatu perubahan , perbaikan, dan kejayan akan selalu ada. Jaya Bangsaku, Jaya negeriku. Merdeka!!!

Tips Sehat ala….Rasulullah

1. SELALU BANGUN SEBELUM SUBUH

Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum subuh, melaksanakan sholat sunah dan sholat Fardhu,sholat subuh berjamaah.

Hal ini memberi hikmah yg mendalam antara lain :

- Berlimpah pahala dari Allah
- Kesegaran udara subuh yg bagus utk kesehatan/ terapi penyakit TB
- Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan

2. AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN
Rasul selalu senantiasa rapi & bersih, tiap hari kamis atau Jum’at beliau mencuci rambut-rambut halus di pipi, selalu memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi. “Mandi pada hari Jumaat adalah wajib bagi setiap orang-orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman” (HR Muslim)

3.TIDAK PERNAH BANYAK MAKAN

Sabda Rasul :
“Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan) “(Muttafaq Alaih)
Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda :
Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan.Bahkan ada satu tarbiyyah khusus bagi ummat Islam dengan adanya
Puasa Ramadhan untuk menyeimbangkan kesehatan

4. GEMAR BERJALAN KAKI
Rasul selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya. Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir,pori- pori terbuka dan peredaran darah akan berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung

5. TIDAK PEMARAH
Nasihat Rasulullah : “Jangan Marah”diulangi sampai 3 kali. Ini menunujukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa.

Ada terapi yang tepat untuk menahan marah :
- Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring
- Membaca Ta ‘awwudz, karena marah itu dari Syaithon
- Segeralah berwudhu
- Sholat 2 Rokaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati

6. OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA
Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqomah dan bekerja keras, serta tawakal kepada Allah SWT

7. TAK PERNAH IRI HATI
Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa, mentalitas maka menjauhi
iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat. ::Ya Allah,bersihkanlah hatiku dari sifat sifat mazmumah dan hiasilah diriku dengan sifat sifat mahmudah…: :

sumber : http://www.islamic-center.or.id